7 Pernikahan Adat Termahal di Indonesia yang Bernilai Ratusan Juta Rupiah

April 17, 2025

  • Home
  • /
  • Blog
  • /
  • Pernikahan
  • /
  • 7 Pernikahan Adat Termahal di Indonesia yang Bernilai Ratusan Juta Rupiah

Doran Souvenir –  Di Indonesia, ada banyak jenis adat pernikahan yang memiliki keunikannya masing-masing. Di balik banyaknya tradisi tersebut, ternyata terdapat beberapa pernikahan adat termahal yang membutuhkan biaya fantastis untuk mengadakannya.

Mulai dari prosesi adat yang panjang, penggunaan busana tradisional, hingga mahar dalam jumlah besar, setiap pernikahan adat ini bisa menghabiskan dana hingga ratusan juta rupiah. Penasaran adat mana saja yang termasuk dalam daftar paling mahal? Simak ulasan lengkapnya di artikel berikut!

Pernikahan Adat Termahal

Pernikahan adat di Indonesia tidak hanya menjadi sebuah tradisi, tetapi juga bisa menjadi ajang pesta mewah yang menghabiskan biaya hingga ratusan juta rupiah. Berikut adalah tujuh pernikahan adat termahal di Indonesia yang sudah dikenal banyak orang. 

1. Suku Banjar – Kalimantan Selatan 

Pernikahan Adat Termahal
Sc: Sayyesido

Pernikahan adat Suku Banjar dikenal sebagai salah satu yang paling mahal di Indonesia karena rangkaian prosesi adatnya yang panjang dan meriah. Salah satu prosesi yang unik adalah bapingit, yaitu tradisi di mana calon pengantin perempuan dikurung selama satu minggu sebelum hari pernikahan. 

Selama masa tersebut, calon perempuan dilarang bertemu dengan calon suaminya maupun laki-laki lain sebagai bentuk penghormatan menjelang pernikahan. Selain bapingit, masih ada prosesi basatang, bapapayuan, hingga serangkaian ritual adat lain yang melibatkan keluarga besar dan tokoh adat.

Tingginya biaya pernikahan juga terlihat dari tradisi maantar jujuran, yaitu pemberian mahar berupa uang atau emas senilai Rp5 juta hingga Rp20 juta yang wajib disiapkan oleh mempelai pria sebelum pernikahan berlangsung.

Baca juga: Mewah dan Elegan! 7 Gaun Pernikahan Termahal di Dunia yang Bikin Takjub

2. Suku Bugis – Sulawesi Selatan

Pernikahan Adat Termahal
Sc: Bridestory

Selanjutnya adalah pernikahan adat Suku Bugis dari Sulawesi Selatan yang terkenal karena tradisi uang panaik atau uang panai. Berbeda dengan mahar, tradisi ini merupakan bentuk penghormatan dari pihak pria kepada keluarga calon mempelai wanita. 

Uang panaik digunakan untuk membiayai seluruh kebutuhan pesta pernikahan pihak perempuan, sementara mahar adalah hak milik penuh mempelai wanita. Adapun besaran uang panaik biasanya disesuaikan dengan status sosial calon istri. Semakin tinggi strata sosialnya, maka semakin besar pula nilai yang harus dipenuhi.

Biasanya, strata paling rendah memiliki nilai uang panaik di bawah Rp20 juta. Sementara itu, untuk kalangan menengah hingga atas, uang panaik bisa mencapai Rp50 hingga Rp100 juta. Bahkan dalam beberapa kasus, biaya keseluruhan pernikahan adat Bugis dapat menembus angka miliaran rupiah.

3. Suku Bali – Bali

Pernikahan Adat Termahal
Sc: detikcom

Dikenal sebagai salah satu yang paling sakral dan kompleks di Indonesia. Bali juga menjadi salah satu suku yang memiliki pernikahan adat termahal di Indonesia. Salah satu prosesi dalam pernikahan ini adalah upacara Upakara atau Banten, yaitu sesajen yang dibuat atau dibeli dari komunitas adat setempat. 

Biaya untuk menyelenggarakan Upakara ini bisa mencapai minimal Rp20 juta tergantung dari skala dan jumlah sesajen yang dibutuhkan. Tidak hanya itu, pakaian pernikahan adat Bali juga memerlukan dana yang besar karena harus dilengkapi dengan aksesoris khas Bali.

Selain Upakara, ada juga Upacara Tipat Bantal, sebuah ritual spiritual yang dilakukan untuk menyucikan sperma dan sel telur calon pengantin melalui lantunan doa dan sesajen tertentu. Dengan adanya prosesi tersebut, pernikahan adat Bali tentu membutuhkan proses yang panjang dan biaya yang tinggi.

4. Suku Sasak – Lombok, Nusa Tenggara Barat

Pernikahan Adat Termahal
Sc: RCTI Plus

Pernikahan adat Suku Sasak dari Lombok dikenal dengan tradisi unik yang disebut Memari, yaitu prosesi di mana calon pengantin pria “menculik” calon mempelai wanita dan membawanya ke rumah keluarganya sebagai bentuk keseriusan untuk menikah.

Setelah proses tersebut, keluarga pria kemudian akan memberitahu pihak keluarga wanita untuk dilanjutkan dengan proses tawar-menawar mahar dan biaya pernikahan. Tradisi ini dilakukan sebagai simbolis dalam sistem adat pernikahan Sasak yang melibatkan kedua keluarga dan tokoh setempat.

Besarnya mahar dalam pernikahan adat Sasak juga sangat dipengaruhi oleh tingkat pendidikan calon mempelai wanita. Semakin tinggi jenjang pendidikannya, maka semakin besar pula mahar yang harus dipersiapkan. 

Baca juga: 10 Lagu Acara Pernikahan yang Cocok Bikin Momen Lebih Bahagia

5. Suku Nias – Sumatera Utara

Pernikahan Adat Termahal
Sc: Kompasiana

Pernikahan adat termahal di Indonesia selanjutnya berasal dari Suku Nias. Di dalam prosesnya, calon pengantin pria harus memberikan bowo atau mahar yang tidak hanya berupa uang, tetapi juga terdiri dari babi dan beras yang semuanya mencerminkan penghormatan terhadap calon mempelai wanita. 

Umumnya, calon pengantin pria harus mempersiapkan setidaknya 25 ekor babi dengan harga per ekor mulai dari Rp2 juta hingga Rp4 juta. Artinya, total minimal dana yang dibutuhkan untuk mahar bisa mencapai Rp50 juta hanya dari babi saja, belum termasuk uang dan beras.

Menariknya, jika pihak pria tidak mampu memenuhi seluruh persyaratan mahar, maka ia diwajibkan untuk mengabdi kepada keluarga mempelai wanita hingga nilai mahar tersebut dianggap lunas. 

6. Suku Batak – Sumatera Utara

Pernikahan Adat Termahal
Sc: ACC ONE

Selanjutnya adalah Suku Batak yang terkenal dengan prosesi panjang dan biaya yang tinggi. Adapun prosesi tersebut terdiri dari 13 tahapan upacara adat yang dilakukan sejak pagi hingga malam. 

Salah satu faktor yang membuat biaya pernikahan adat Batak sangat mahal adalah sinamot atau mahar yang harus disiapkan oleh mempelai pria. Besarnya sinamot ini ditentukan berdasarkan pendidikan, pekerjaan, serta kesepakatan antar keluarga dalam proses yang disebut marhata sinamot.

Selain sinamot, biaya besar lainnya juga datang dari kebutuhan kain ulos yang menjadi simbol status sosial masyarakat Batak. Ulos yang digunakan juga harus berkualitas dan biasanya mencapai puluhan hingga ratusan juta rupiah. 

Karena kombinasi dari banyaknya tahapan prosesi, mahar tinggi, dan perlengkapan adat yang mahal, tidak heran jika pernikahan adat Suku Batak termasuk dalam jajaran pernikahan adat termahal di Indonesia.

7. Suku Minangkabau – Sumatera Barat

Pernikahan Adat Termahal
Sc: Suara

Pernikahan adat termahal di Indonesia yang terakhir berasal dari Suku Minangkabau. Salah satu tradisi yang menjadi sorotan adat ini adalah Bajapuik, yaitu pemberian mahar dari pihak perempuan kepada pihak laki-laki yang berbeda dengan kebanyakan adat di Indonesia.

Nilai japuik ditentukan berdasarkan status sosial, tingkat pendidikan, serta pekerjaan calon mempelai pria. Dalam praktiknya, mahar ini bisa mencapai Rp30 juta hingga Rp50 juta atau lebih tergantung dari kesepakatan keluarga. 

Selain japuik, prosesi pernikahan Minangkabau juga melibatkan banyak tahapan adat mulai dari batimbang tando, malam bainai, hingga baralek gadang yang tentu membutuhkan dana besar agar semua upacara berjalan sesuai adat.

Baca juga: 5 Souvenir Termahal yang Pernah Ada di Dunia

Penutup

Itulah tujuh pernikahan adat termahal yang dikenal paling mewah dan mahal di Indonesia. Setiap prosesi bukan hanya sarat akan makna budaya, tetapi juga menunjukkan kemegahan yang menjadi simbol kehormatan bagi kedua mempelai dan keluarga besar mereka. 

Jika Anda sedang merencanakan pernikahan impian dan ingin memberikan kesan terbaik bagi para tamu, jangan lupa untuk memilih souvenir pernikahan terbaik dari Doran Souvenir. Kunjungi website atau katalog kami sekarang dan temukan souvenir yang cocok dengan konsep pernikahan adat Anda.

Tags:

8 Rekomendasi Venue Wedding Jakarta Paling Menawan dan Instagramable
10+ Jenis Pensil dan Fungsinya yang Perlu Anda Tahu!

Artikel Terkait