Doran Souvenir – Selamat Hari Raya Nyepi bagi umat yang merayakannya. Karena perayaan tersebut di Bali tentunya anda tidak boleh melewatkan untuk mencicipi hidangan makanan khas Bali yang satu ini, loh! Mau tau apa saja? Simak ulasan artikel kali ini!
Hari Raya Nyepi dan Makanan Khas Bali
Nyepi adalah hari raya keagamaan yang diperingati oleh umat Hindu di Indonesia, khususnya di Bali. Biasanya hari tersebut ditetapkan sebagai hari raya tahunan yang dianggap sebagai hari terpenting dalam tradisi agama Hindu. Biasanya di hari Nyepi, umat Hindu melakukan sebuah meditasi, refleksi, dan introspeksi diri.
Selain itu mereka juga mematuhi aturan untuk tidak melakukan aktivitas apapun dan hanya melakukan nyepi di rumah. Sebagai Hari Raya Nyepi yang damai selama 24 jam. Tentunya tidak bisa dilewatkan juga selain hari raya tersebut yang ada di bali.Â
Makanan khas di Bali juga memiliki cita rasa yang khas dan unik, terinspirasi dari kekayaan rempah-rempah dan bahan bahan alami yang tersedia di bali.Â
Makanan Khas Bali Apa Saja?
Inilah makanan khas bali yang dimakan saat Hari Raya Nyepi:
1. Jaja Apem

Jaja Apem merupakan makanan yang populer dan dikenal di seluruh indonesia. Makanan ini juga mudah ditemukan di pasar tradisional, toko kue maupun pedagang kaki lima. Jaja Apem sendiri merupakan salah satu jenis kue tradisional Indonesia yang berasal dari daerah Jawa Tengah dan Jawa Timur, namun juga populer di daerah-daerah lain seperti Bali dan Sumatera.
Kue ini biasanya terbuat dari bahan dasar tepung beras, gula merah, lalu air kelapa yang dicampur dan dicetak menggunakan alas dari daun pisang. Jaja Apem juga memiliki tekstur yang kenyal dan lembut, rasanya juga manis karena memakai gula merah. Biasanya disajikan sebagai makanan ringan atau camilan pada saat santai atau pada acara-acara tertentu.
2. Lawar

Makanan khas Bali yang terbuat dari daging cincang, sayuran, dan rempah-rempah yang dihaluskan dan dicampur dengan darah babi atau ayam. Ada dua jenis lawar yang umum ditemukan di Bali, yaitu lawar putih dan lawar merah.
Lawar Putih dibuat tanpa darah dan memiliki tekstur yang agak kering dan rempahnya lebih ringan dibandingkan dengan lawar merah. Bahan-bahan yang digunakan untuk membuat lawar putih antara lain kelapa perut, bawang merah, bawang putih, cabai, jeruk nipis, dan rempah-rempah seperti ketumbar, kemiri, dan terasi.
Lawar merah dibuat dengan darah babi atau ayam yang dihaluskan dan dicampurkan dengan bahan-bahan seperti kelapa parut, bawang merah, kemiri, terasi, dan lengkuas. Lawar merah juga memiliki rasa yang lebih kuat dan kental kerana adanya darah yang dicampurkan.
Lawar merupakan makanan khas Bali yang lezat dan populer di kalangan penduduk bali. Rasanya yang kaya akan rempah dan cita rasa yang khas membuatnya menjadi salah satu hidangan yang patut dicoba saat berkunjung di Bali.
Baca juga: 15 Ucapan Hari Raya Nyepi 2024 yang Bisa Anda Pilih!
3. Nasi Tepeng

Makanan yang satu ini memiliki khas Bali dan dihidangkan di atas daun pisang yang dilipat dan dibentuk seperti kerucut. Proses pembuatan nasi tepeng dimulai dengan memasak nasi hingga matang. Setelah itu, nasi dicampur dengan bumbu yang terdiri dari bawang putih, bawang merah, jahe, lengkuas, daun jeruk, dan rempah-rempah lainya.
Bumbu ini kemudian diaduk rata dengan nasi hingga bumbu meresap ke dalam nasi. Lalu setelah nasi dan bumbu dicampur rata, nasi Tepeng dibentuk menjadi kerucut dan diletakan di atas daun pisang dan diikat dengan tali.Â
Nasi Tepeng ini biasanya disajikan dengan lauk pauk seperti ayam betutu, bebek betutu, sate lilit, lawar, dan sambal matah. Maka dari itu menjadi salah satu hidangan tradisional yang populer di Bali dan sering dijumpai di warung-warung-makanan.
4. Cerorot

Makanan khas Bali yang satu ini disajikan di Hari Raya Nyepi. Makanan ini di bentuk seperti kerucut dengan bungkus dari janur kelapa. Isi nya berupa kenyal seperti dodol dan berwarna coklat. Cerorot menggunakan bahan utama dari gula merah kelapa yang kemudian dicampur dengan air, daun pandan, dan santan.
Kemudian semua bahan itu itu di campurkan dengan tapioka ataupun sagu sampai seperti dodol dan dibungkus seperti daun janur. Camilan manis tersebut bisa Anda jumpai di Jawa, Sarawak, sampai Lombok.
5. Ayam Betutu

Hidangan yang satu ini terdiri dari ayam utuh yang dipanggang dalam campuran bumbu rempah-rempah yang kuat, kemudian dibungkus dalam daun pisang dan dipanggang dalam api arang selama beberapa jam hingga matang dan bumbu meresap.
Bumbu rempah-rempah untuk Ayam Betutu terdiri dari berbagai macam bahan, termasuk bawang putih, bawang merah, jahe, kunyit, cabe merah, kemiri, dan bahan lainnya. Semua bahan-bahan tersebut dihaluskan dan dicampurkan dengan minyak kelapa atau minyak goreng hingga menjadi pasta kental.
6. Pulung Nyepi

Pulung Nyepi adalah makanan khas Bali yang wajib disajikan menjelang perayaan Hari Raya Nyepi, terutama saat upacara Pengerupukan. Makanan ini dibuat dari tepung beras yang dicampur sedikit kanji, kemudian dibentuk menjadi bulatan kecil lonjong. Teksturnya kenyal dengan rasa gurih khas parutan kelapa muda yang menyelimutinya, tanpa tambahan gula sama sekali.
Selain menjadi bagian tradisi, Pulung Nyepi juga memiliki filosofi penting, yaitu melambangkan kebersamaan dalam keluarga serta upaya membersihkan diri dari energi negatif. Menyantap Pulung Nyepi bersama keluarga diyakini bisa mempererat hubungan antar anggota keluarga, sambil mempersiapkan diri memasuki keheningan Hari Raya Nyepi.
7. Entil

Entil merupakan sajian khas dari Bali yang terbuat dari beras dengan bentuk mirip lontong atau ketupat. Uniknya, Entil dibungkus menggunakan daun talengidi atau nyelep yang memberikan aroma serta rasa yang khas pada nasi. Proses memasaknya menggunakan metode tradisional dengan tungku kayu biasanya selama 3 hingga 4 jam, sehingga menghasilkan tekstur yang legit dan tahan lama.
Makanan ini banyak ditemui saat perayaan Nyepi sebagai pengganti nasi biasa karena kepraktisan penyajiannya dan rasa autentik dari daun talengidi. Biasanya Entil disajikan bersama lauk-pauk tradisional seperti lawar, sambal matah, telur pindang, hingga ayam atau bebek betutu. Selain lezat, Entil juga menjadi simbol kesederhanaan dan penghormatan terhadap tradisi Bali.
8. Ketongkol

Ketongkol adalah makanan tradisional Bali yang terbuat dari nasi dengan bentuk kerucut khas. Mirip seperti lontong, namun yang membedakannya adalah bentuk unik serta pembungkusnya yang menggunakan daun pisang. Proses memasak Ketongkol dengan cara direbus membuat teksturnya padat, lembut, dan memiliki aroma khas dari daun pisang.
Menurut filosofi masyarakat Bali, bentuk kerucut Ketongkol melambangkan gunung tempat para dewa bersemayam. Ketongkol biasanya disantap bersama lauk-pauk seperti sambal matah, kelapa parut berbumbu, kerupuk, dan telur rebus. Kombinasi ini menjadikannya makanan yang lengkap dan nikmat, cocok dinikmati bersama keluarga di hari istimewa seperti Nyepi.
9. Balung

Balung merupakan hidangan khas Bali yang terdiri dari iga dan daging babi dengan kuah rempah yang lezat. Masakan ini populer karena cita rasanya yang gurih, hangat, dan kaya rempah seperti kunyit, jahe, lengkuas, dan cabai. Selain enak, makanan ini juga mengandung banyak manfaat kesehatan karena penggunaan rempah alami.
Saat perayaan Nyepi, Balung sering dijadikan hidangan spesial yang disantap bersama keluarga sebagai simbol kehangatan dan keakraban. Biasanya, Balung disajikan dengan nasi hangat, lawar, atau sambal khas Bali. Hidangan ini sangat tepat menjadi santapan setelah melalui prosesi Nyepi yang penuh keheningan dan introspeksi diri.
10. Sate Lilit

Sate Lilit adalah makanan khas Bali yang sangat digemari oleh wisatawan maupun masyarakat lokal, terutama saat perayaan penting seperti Nyepi. Dibuat dari daging cincang yang dicampur parutan kelapa, santan, serta berbagai rempah khas Bali, adonan tersebut dililitkan pada batang serai atau bambu lalu dibakar hingga matang. Aroma wangi dari serai menambah cita rasa unik pada sate lilit ini.
Sate lilit tidak hanya menawarkan rasa yang nikmat tetapi juga memiliki makna mendalam bagi masyarakat Bali. Cara pembuatannya yang dililit melambangkan ikatan erat antar manusia, keluarga, dan komunitas. Biasanya disajikan bersama nasi, sambal matah, dan lawar sebagai sajian lengkap yang menciptakan suasana kebersamaan di Hari Raya Nyepi.
Baca juga: 7 Tradisi Unik di Bali yang Menarik dan Penuh dengan Makna, Apa Saja?
Penutup
Inilah beberapa makanan khas Bali yang bisa Anda coba dan menikmati saat dimulainya perayaan Hari Raya Nyepi. Semoga artikel ini bermanfaat!
Penulis: Christian Wongso Gunawan (Petra Christian University)
Editor: Arini Rizki Fauziah
