Doran Souvenir – Istilah Sincia dan Imlek sering digunakan secara bergantian oleh masyarakat Indonesia untuk menyebut Tahun Baru China. Padahal, dari berbagai sumber yang kamu lampirkan, keduanya memiliki makna, fungsi, dan konteks penggunaan yang berbeda. Meski saling berkaitan erat, Sincia dan Imlek bukanlah istilah yang sepenuhnya sama. Nah, berikut perbedaan Sincia dan Imlek yang wajib Anda ketahui
Perbedaan Sincia dan Imlek

Istilah Sincia dan Imlek memang kerap dianggap sama karena sama-sama merujuk pada momen Tahun Baru China. Padahal, di balik penggunaannya yang sering tertukar, keduanya memiliki makna dan fungsi yang berbeda dalam tradisi Tionghoa. Agar tidak lagi keliru dalam penyebutan dan pemaknaannya, berikut penjelasan lengkap mengenai perbedaan Sincia dan Imlek yang bisa kamu simak di bawah ini.
1. Beda Pengertian
Sebelum membahas tradisi dan praktik perayaannya, penting untuk memahami makna dasar dari istilah Sincia dan Imlek. Banyak orang menganggap keduanya sama karena selalu digunakan pada momen Tahun Baru China. Padahal, perbedaan pemahaman sering muncul justru karena arti dasarnya jarang dijelaskan secara terpisah dan runtut.
Sincia berasal dari bahasa Hokkien 新正 atau sin-chia yang berarti bulan pertama dalam tahun yang baru. Istilah ini merujuk langsung pada hari pertama pergantian tahun dalam penanggalan Tionghoa. Berbeda dengan itu, Imlek berasal dari kata 陰曆 atau im-lèk yang berarti kalender lunar.
Yuk Lihat Katalog Produk dan Dapatkan Penawaran Menarik di DORAN SOUVENIR
Yuk Lihat Katalog Produk dan Dapatkan Penawaran Menarik di DORAN SOUVENIR
Sementara, Imlek bukanlah perayaan, melainkan sistem penanggalan yang menjadi acuan penentuan waktu Tahun Baru China. Dengan kata lain, Imlek menentukan kapan pergantian tahun terjadi, sementara Sincia menandai momen perayaannya.
Baca juga: 7 Pantangan Imlek dan Maknanya dalam Tradisi Tahun Baru Tionghoa

2. Perbedaan Fungsi dan Penggunaan
Setelah memahami arti dasarnya, perbedaan Imlek dan Sincia juga bisa dilihat dari fungsinya. Imlek berperan sebagai sistem penanggalan lunar Tionghoa yang menghitung waktu berdasarkan peredaran bulan dan siklus musim. Kalender ini sudah digunakan sejak ribuan tahun lalu dan memiliki peran penting dalam kehidupan masyarakat Tiongkok, terutama untuk menentukan musim tanam dan panen.
Di sisi lain, Sincia berfungsi sebagai penanda perayaan Tahun Baru China. Sincia menandai dimulainya tahun baru yang tanggalnya ditentukan berdasarkan kalender Imlek, sehingga keduanya saling berkaitan tetapi tidak memiliki fungsi yang sama.
Selain fungsi, konteks penggunaan istilah ini di Indonesia juga berbeda. Imlek digunakan secara resmi dan dikenal luas karena tercatat dalam KBBI serta dipakai dalam konteks pemerintahan, media, dan penetapan hari libur nasional.
Hal ini membuat masyarakat umum lebih akrab menyebut Tahun Baru China sebagai Imlek. Sementara itu, Sincia lebih sering digunakan di lingkungan komunitas Tionghoa, khususnya keturunan Hokkien dan peranakan. Dalam percakapan sehari-hari, istilah ini tetap dipakai secara tradisional, termasuk dalam ucapan selamat tahun baru seperti Sin Cia Kuai Le.
3. Perbedaan Latar Sejarah dan Popularitasnya
Perbedaan antara Sincia dan Imlek tidak lepas dari latar sejarah penggunaannya di Indonesia. Pada masa Orde Baru, penggunaan bahasa serta simbol budaya Tionghoa mengalami pembatasan sehingga istilah Sincia dianggap terlalu kental dengan nuansa etnis. Dalam kondisi tersebut, istilah Imlek mulai dipopulerkan karena dinilai lebih netral dan dapat digunakan secara luas di ruang publik.
Meski begitu, Sincia tetap bertahan sebagai penyebutan tradisional di kalangan masyarakat Tionghoa. Istilah ini terus digunakan dalam lingkungan keluarga dan komunitas sebagai bagian dari identitas budaya. Setelah memasuki era reformasi dan budaya Tionghoa kembali diakui secara terbuka, penggunaan istilah Sincia kembali meningkat. Namun demikian, Imlek masih menjadi istilah yang paling dominan dalam konteks resmi dan nasional.
Baca juga: Sejarah Imlek dan Maknanya dalam Kehidupan Masyarakat Tionghoa

4. Perbedaan Cakupan Waktu Perayaan
Meski sering dianggap sama, cakupan waktu perayaan Imlek dan Sincia sebenarnya berbeda. Imlek mencakup seluruh rangkaian Tahun Baru China yang berlangsung selama 15 hari penuh. Perayaan ini dimulai sejak malam pergantian tahun lalu berlanjut ke hari pertama Imlek dan berakhir pada perayaan Cap Go Meh di hari ke-15 bulan pertama kalender lunar.
Sementara itu, Sincia lebih berfokus pada hari pertama Tahun Baru China. Momen ini menandai pergantian tahun yang diisi dengan doa awal tahun serta kegiatan berkumpul bersama keluarga. Karena itu, Sincia dapat dipahami sebagai bagian dari perayaan Imlek yang lebih luas dan bukan keseluruhan rangkaiannya.
5. Perbedaan Penekanan Tradisi dan Penyebutan Internasional
Walaupun tradisi yang dijalankan terlihat serupa, penekanan makna dalam Imlek dan Sincia memiliki sudut pandang yang berbeda. Dalam konteks Imlek, berbagai tradisi dipahami sebagai bagian dari rangkaian budaya dan sistem kalender. Kegiatan seperti sembahyang leluhur, pemasangan dekorasi merah, pembagian angpao, serta pertunjukan barongsai dipandang sebagai satu kesatuan perayaan besar.
Sebaliknya, Sincia lebih menekankan makna personal dan kekeluargaan. Tradisi yang dilakukan pada momen ini dimaknai sebagai awal baru yang sarat harapan, mulai dari makan bersama keluarga hingga bersih-bersih rumah sebagai simbol meninggalkan hal buruk dan menyambut keberuntungan.
Perbedaan juga terlihat dari penyebutan Tahun Baru China di tingkat internasional. Di Tiongkok, perayaan ini dikenal sebagai Chun Jie atau Festival Musim Semi yang menandai datangnya musim semi setelah musim dingin. Penamaan tersebut menegaskan hubungannya dengan siklus alam dan kehidupan agraris.
Sementara itu, istilah Imlek sebenarnya hanya populer di Indonesia. Di berbagai negara lain, perayaan ini lebih dikenal sebagai Chinese New Year, Lunar New Year, atau Spring Festival, sedangkan istilah Sincia tetap digunakan secara kultural oleh penutur dialek Hokkien.
Baca juga: 8 Makanan Khas Imlek, Lezat dan Sarat Makna
Penutup
Sekarang Anda sudah tahu bahwa Sincia dan Imlek memang saling berkaitan, tetapi memiliki makna, fungsi, dan konteks yang berbeda. Dengan memahami perbedaannya, Anda bisa lebih menghargai tradisi Tahun Baru China secara utuh sekaligus menggunakan istilah yang tepat.
Agar perayaan Imlek terasa lebih berkesan, lengkapi momennya dengan hampers Imlek yang cantik dan penuh makna. Yuk, beli berbagai pilihan hampers Imlek terbaik hanya di Doran Souvenir dan bagikan kebahagiaan tahun baru kepada orang-orang terdekat Anda.
