Doran Souvenir – Bulan Ramadan, sebagai bulan penuh keberkahan, selalu datang membawa kesempatan yang luar biasa bagi umat Muslim. Pada waktu yang suci ini, setiap detik terasa lebih bermakna karena pintu pahala dibuka selebar-lebarnya. Selain menahan lapar dan dahaga, masih banyak amalan di bulan Ramadhan yang bisa Anda lakukan.
Anda dapat memanfaatkan waktu untuk memperbaiki diri, memperkuat iman, dan menata kembali hubungan dengan Allah SWT. Amalan kecil yang mungkin terasa ringan di hari biasa, nilainya bisa berlipat ganda ketika dilakukan dengan ikhlas di bulan suci ini. Berikut beberapa amalan sunnah yang bisa Anda lakukan selama Ramadan.
7 Amalan di Bulan Ramadhan
Amalan di bulan Ramadan menjadi salah satu cara terbaik untuk memaksimalkan keberkahan yang Allah SWT limpahkan. Datangnya Ramadan selalu dinantikan oleh umat Islam di seluruh dunia karena bulan ini menghadirkan suasana yang berbeda, lebih tenang, reflektif, dan penuh harapan. Berikut beberapa amalan yang dianjurkan.
1. Memperbanyak Membaca Al-Qur’an

Ramadan adalah bulan diturunkannya Al-Qur’an, sehingga memperbanyak membaca dan mentadabburi maknanya menjadi amalan utama yang sangat dianjurkan. Membaca Al-Qur’an di bulan ini tidak hanya menghadirkan ketenangan batin, tetapi juga menjadi sarana untuk memperbaiki akhlak dan cara pandang dalam kehidupan sehari-hari.
Yuk Lihat Katalog Produk dan Dapatkan Penawaran Menarik di DORAN SOUVENIR
Yuk Lihat Katalog Produk dan Dapatkan Penawaran Menarik di DORAN SOUVENIR
Rasulullah SAW menjelaskan bahwa setiap huruf yang dibaca dari Al-Qur’an bernilai pahala. Artinya, semakin sering membaca, semakin banyak pula kebaikan yang dikumpulkan. Tidak harus langsung dalam jumlah besar, yang terpenting adalah konsistensi dan keikhlasan dalam meluangkan waktu bersama Al-Qur’an setiap hari.
2. Puasa Ramadan

Puasa Ramadan merupakan kewajiban bagi setiap Muslim yang telah baligh dan mampu secara fisik serta mental. Kewajiban ini ditegaskan dalam Al-Qur’an sebagai sarana untuk membentuk ketakwaan. Dengan berpuasa, seseorang belajar menahan diri, mengontrol hawa nafsu, dan lebih peka terhadap kondisi orang lain.
Namun puasa sejatinya tidak hanya menahan lapar dan haus. Puasa juga melatih kesabaran dalam bersikap, kejujuran dalam tindakan, dan keikhlasan dalam menjalani aktivitas sehari-hari. Ketika puasa dijalani dengan kesadaran penuh, ibadah ini menjadi fondasi kuat untuk amalan-amalan lainnya. Bulan Ramadan pun menjadi lebih bermakna.
Baca Juga: 7 Tips Menjalani Puasa dengan Lebih Sehat dan Semangat, Sederhana!
3. Memperbanyak Sedekah

Sedekah merupakan salah satu amalan yang sangat dianjurkan selama Ramadan. Rasulullah SAW dikenal sebagai pribadi yang paling dermawan, dan kedermawanan beliau semakin terlihat ketika memasuki bulan suci. Hal ini menjadi teladan bahwa berbagi kebaikan di bulan Ramadan memiliki nilai yang sangat besar.
Sedekah tidak selalu harus berupa uang dalam jumlah besar. Memberi makanan berbuka, membantu orang lain dengan tenaga, atau sekadar menghadirkan senyuman tulus pun termasuk sedekah. Selain membersihkan harta, sedekah juga melatih empati dan kepedulian sosial, yang menjadi inti dari hikmah puasa Ramadan itu sendiri.
4. Mandi Besar Sebelum Fajar

Mandi besar sebelum fajar menyingsing merupakan amalan sunnah yang sering kali terlewatkan. Padahal, mandi besar bertujuan agar seseorang dapat menjalankan ibadah dalam keadaan suci, baik dari hadas besar karena junub, haid, maupun nifas. Kebiasaan ini menghindarkan risiko air masuk ke dalam tubuh saat puasa berlangsung, sehingga ibadah dapat dijalankan dengan lebih tenang dan nyaman.
Baca Juga: 6 Manfaat Puasa untuk Kesehatan Fisik dan Mental
5. I’tikaf

I’tikaf merupakan amalan sunnah yang dilakukan dengan cara berdiam diri di masjid untuk fokus beribadah dan menjauhkan diri dari kesibukan duniawi. Biasanya, i’tikaf dilakukan pada sepuluh malam terakhir Ramadan untuk mengejar keutamaan Lailatul Qadar. Melalui i’tikaf, seseorang diajak untuk lebih banyak merenung, berzikir, dan mendekatkan diri kepada Allah SWT. I’tikaf menjadi kesempatan memperbaiki hubungan spiritual secara lebih mendalam.
6. Menjaga Ucapan Saat Puasa
Berpuasa bukan sekadar menahan lapar, tetapi juga menahan hawa nafsu, termasuk dalam menjaga lisan. Ucapan yang buruk seperti berbohong, mencela, bergosip, atau berdebat dapat mengurangi nilai puasa, meskipun secara hukum puasa tetap sah. Menjaga ucapan selama Ramadan melatih diri untuk lebih berhati-hati dalam berbicara. Dengan lisan yang terjaga, hati pun menjadi lebih bersih, dan suasana Ramadan terasa lebih damai.
7. Meningkatkan Salat

Amalan di bulan Ramadan dapat ditingkatkan dengan memperbanyak salat sunnah di luar salat fardu. Salat sunnah menjadi pelengkap yang menyempurnakan ibadah wajib sekaligus ladang pahala tambahan. Beberapa salat sunnah yang dianjurkan antara lain salat rawatib, salat tarawih, witir, dhuha, serta salat tahiyatul masjid. Rasulullah SAW menganjurkan salat sunnah rawatib secara rutin karena keutamaannya sangat besar.
Baca Juga: Niat Puasa Ramadan Beserta Artinya, Pastikan Sah!
Penutup
Ramadan adalah waktu terbaik untuk memperbaiki diri melalui berbagai amalan yang dianjurkan. Dengan memperbanyak membaca Al-Qur’an, menjaga puasa dengan kesadaran penuh, memperluas sedekah, hingga meningkatkan kualitas salat, amalan di bulan Ramadan tadi dapat menjadi titik balik menuju pribadi yang lebih baik dan lebih dekat kepada Allah SWT.
Di bulan yang penuh makna ini, berbagi juga menjadi bagian penting dari ibadah. Jika Anda ingin menyiapkan souvenir Ramadan untuk keluarga, rekan kerja, atau acara spesial, Doran Souvenir siap membantu menghadirkan pilihan souvenir yang berkesan dan bernilai. Karena setiap kebaikan yang dibagikan di bulan Ramadan, selalu memiliki cerita dan pahala yang berlipat. Hubungi WhatsApp untuk pemesanan parcel lebaran hanya di Doran Souvenir!
